Sweet November

Sejenak aku tertegun. Aku menoleh ke kiri, ke arah kalender mejaku berdiri dengan indahnya. Tanganku segera meraih kalender bergambar malaikat -aku yang menamakannya malaikat, karena boneka itu bersayap-dan aku membawanya tepat kehadapanku.

Hmmmm..hari lekas berganti..Aku tersenyum memandang penanggalannya. Sudah tanggal tigapuluh. Akhir bulan. Aku tersenyum lagi..Bukan karena mau gajian, bukann..bukan pula teringat kiriman ortu yang bentar lagi mampir di rekening tabunganku..bukan pula karena mau menghabiskan uang bulanan yang masih tersisa untuk belanjaa..bukannn..lebih dari itu..

Hmmm..ya, gitu. Sampe hari ini orangtua masi selalu mensubsidi aku. Bukan karena aku yang minta, namun mereka sudah terbiasa mengirimkannya padaku. Hingga sekarang aku sudah bekerjapun, mereka tetap beri subsidi padaku..Entah mengapa aku tak menolak..Gajiku yang tidak seberapa, mungkin membuat mereka selalu memberi subsidi padaku..

Kumainkan mataku menatap ke awal bulan. Tanggal 1 November..wahh, tanpa terasa semua begitu cepat berlalu yaa.. Rasanya baru tadi pagi aku membuka mata untuk pertama kalinya di bulan November ini. Sejuta rasa penasaran dan semangat sedang bergejolak dalam hatiku. Aku tidak sabar menghadapi bulan november ini.. Ada sejuta alasan, yang membuat aku begitu semangat.

Sekarang, di akhir november ini, aku sempatkan sejenak merenung, dari sela-sela aktivitas kantor yang padat, membawa memoriku menelusuri kisahku sepanjang bulan ini.

Ah, cukupkah waktuku yang singkat ini untuk mengenang semuanya?

November selalu punya arti khusus bagiku. Selain merupakan bulan kelahiranku, selalu ada hal lain yang dapat kukenang sepanjang bulan ini. Entah mengapa hampir semua peristiwa penting terjadi dalam hidupku dalam bulan november. Ahh, aku kembali tersenyum mengingatnyaa…

Sejenak aku terdiam. Aku hendak mulai darimana?

Hmmmm..aku bawa lamunanku ke awal bulan. Awal dimana aku memulai kisah hidupku yang baru. Sejarah hidup yang akan aku kenang selamanya…yang telah mengubah hari-hariku… Ya, awal november lalu aku sudah disibukkan oleh kerjaan kantor. Woww..kantor.. Iya, aku resmi menjadi seorang karyawan. My first job!! Tentunya inilah yang aku maksud dengan sejarah tadi…

Lamunan kemudian membawaku kembali ke pertengahan bulan. Aku bertemu dengan sesorang yang telah lama tak bertemu. Seorang teman lama yang kutemukan setahun lalu..tentunya ia cukup spesial bagiku..hohoho.. Aku mensyukurinya, karena bukan hanya sampai pada pertemuan saja, lebih dari itu..hehhe..lebih dari apa yang aku bayangkan. Thanx God…

Pertengahan bulan itu serasa terus menerus diikuti dengan kegirangan. Peristiwa demi peristiwa seolah menambah panjang sejarah dalam hidupku. Wehehee..Pengalaman ulangtahun pertama kalinya jauh dari orangtua, saudara, tanpa perayaan membuat novemberku makin berwarna. Namun kali ini berwarna sedikit kelabu…Yah, tak apa,pikirku. Bila semua warna adalah cerah, dimana letak sang gelap???

Semakin ku menerawang, semakin kutemukan banyak warna yang menghiasi perjalanan hidupku. Bermacam warna yang memberi arti beragam pula..hmmmm..aku merasa makin kaya akan pengalaman. Sejarah dalam hidup yang tak bisa ku ulangi kapan pun, di masa yang akan datang sekalipun, belum tentu aku bisa mengulaginya.

Aku terhenyak… Tugasku masih menumpuk.

Segera kuselesaikan lamunanku.

Kini aku telah sampai di akhir bulan.. My first salary…Yiheeee…Saatnya terima duit dari hasil kerjaku.. Hasil jerih lelah selama ini.. Hasil dukungan dan doa dari orang-orang yang menyayangiku. Aku tersenyum. Aku tengah merencanakan sesuatu yang harus ku bagikan kepada mereka. Hanya orang-orang terpilih yang wajib merasakannya, aku bertekad. Dan aku telah memilih mereka… Hmmm..tunggu kepulanganku ya sabtu depan, tekadku…

Aku tersenyummm..sedikit tertawa..

Perlahan lirikan dan tatapan teman-teman kantor tertuju padaku.. Ternyata kelakuanku tadi telah menarik perhatian mereka. Waduh, malunyaaa…

Segera saja ku sudahi lamunanku.

Namun, kusempatkan buat sejenak berbisik pada Tuhanku. “Terimakasih buat hari-hari indah ini. Aku telah diberikan kesempatan untuk menikmati tiap hari baru, bahkan sampai di akhir bulan ini.”

Esok aku akan memulai hari yang baru, tentunya dengan cerita super duper seru dan bakalan menambah warna hidupku. Entah warna apapun itu, yang jelas aku akan senang menerimanya.. Tiap warna akan membawa banyak makna..

Dan satu hal ku tahu, aku tak akan pernah berjalan sendirian..

Sebab, dari awal bulan hingga akhirnya, dari terbit hingga tenggelamnya matahari, Dia selalu ada didekatku, akan selalu menemaniku..

Ya iyalah, Dia kan sahabatku..

Eitsss….sudah terlalu lama aku rehat…

Ta’ tinggal kerja dulu yaaa…

See yaaa….

;) )

Leave a Comment